Sabtu, 26 Mei 2012

0 Informasi Wisata Kuliner Bandung


Dimulai dari sejarah Anonim sebagai wadah para individu kreatif dalam hal mencipta produk yang sekarang dikenal dengan istilah “clothing” dari Bandung hingga akhirnya meluas ke seluruh Indonesia, sekarang Anonim kembali mencoba untuk merangkul fenomena yang sekarang sedang trend di masyarakat Bandung, khususnya yaitu menghadirkan berbagai macam “ jajanan” yang dikemas dengan lebih modern, edgy dan kreatif. Bandung sudah terkenal sebagai pusat wisata kuliner Indonesia, sehingga tidak aneh jika produk makanan dari Bandung akan cepat terkenal hingga menjadi favorit masyarakat. Media social menjadi jembatan sebagai sarana untuk mempromosikan dan memperkenalkan produk serta menjadi media informasi untuk mengetahui dimana drop point hari ini berada, tetapi hal ini banyak mengandung kekurangan, misalnya tidak semua calon konsumen rajin untuk memantau twitter setiap hari, dan juga ada juga kendala posisi drop point yang berpindah-pindah tempat sehingga jadi membingungkan. Oleh karena itu Anonim membuka divisi baru dengan tujuan untuk agar mempermudah (calon)konsumen yang ingin mendapatkan produk tanpa harus repot-repot mencarinya. lewat twitter. Dengan lokasi toko yang strategis, divisi baru Anonim ini akan dinamai “SNACK ATTACK CORNER” . Sampai saat ini sudah dipercaya oleh sekitar 20 merek untuk bekerjasama .

Yaitu :

gorileum (gurilem, basreng, seblak)
happy ending ( basreng sapi, kremesan ayam,makaroni, pangsit )
keripik gembel ( keripik pedas)
Ma Uchu ( abon cengek, keripik dower, kripik biadab,keripik talas,basreng )
Mang Ade ( makaroni pedas, slondok )
Moring Glory ( keripik pedas)
mr.monkey ( keripik pisang 3 rasa : kopi, coklat, susu )
nanutz ( mie nyere, nachos, baeud, keripik bayem,keripik pedas, basreng)
Mas To ( abon cengek & mie lidi)
Morang Moring (kripik moring)
Nyooco (keripik bayem)
Pastry tanda tanya ( pastry kering)
sambel geledek (sambel super pedas)
Seripik Kingkong ( keripik pedas 3 level & basreng & gurilem)
SapiLada( hot dorokdok)
Seblak Ceu Ati (seblak, kurusot,giriladz,tortiladz)
snack core (kerupuk kikil pedas, gurilem, kerupuk ikan,cireng goren
Tikosewads (kripik kentang)

Selasa, 15 Mei 2012

0 MACAM-MACAM KULINER ARAB


Makanan yang beredar di Arab memang rasanya agak aneh. Tawar, dan rata-rata bumbunya juga aneh. Beruntung aku tinggal dengan keluarga Indonesia, jadinya di rumah aku selalu bisa memakan masakan Indonesia. Siapa sangka, akhirnya aku bisa merasakan lagi rasanya lotek dan karedok.
Shawarma
Shawarma
Di Jakarta disebut Kebab, dan di Arab kita menyebutnya Shawarma. Sekilas, memang tidak ada perbedaan antara Kebab di Jakarta dan Shawarma di Arab. Salah satu perbedaannya hanya terletak pada daging yang digunakan.
Kebab di daerah arab sangat identik dengan daging kambing. Mungkin itulah sebabnya kenapa di Jakarta diberi nama Kebab. Sedangkan Shawarma hanya punya 2 pilihan daging, ayam dan sapi.
Harganya? nah, ini yang jadi masalah. Aku gak tau berapa harganya, karena selama ini dikasih. Hehehe… :D
Rasanya? Enak walaupun tanpa saos. Tapi akan jauh lebih mantap jika menggunakan saos. Ya iyalah, dikasih…. Hihihi… :D
Chicken Chili
Chicken Chili
Chicken Chili berasal dari India. Di setiap restoran India, pasti bisa menemukan menu ini. Biasanya Chicken Chili menjadi satu dengan Capati. Capati adalah tepung (atau terigu?) yang dipanggang sehingga menjadi padat dan berbentuk bundar.
Chicken Chili adalah ayam yang dipotng-potong kecil, kemudian diberi bumbu agak pedas. Masalah selera pedas orang-orang di Kuwait dengan Indonesia, ternyata sangat berbeda jauh.
Pernah saat membeli Chicken Chili, aku iseng-iseng bertanya tentang makanan yang mereka anggap pedas. Setelah melihat wujudnya, aku putuskan untuk membeli satu. Sang penjual dari awal sudah mewanti-wantiku untuk berhati-hati memakannya.
“Becareful, it’s spicy” katanya.
“That’s why I want to try it, right?” jawabku.
Di gigitan pertama, aku memang merasakan rasa pedas, tapi hanya sedikit. Merasa kurang pedas, aku tanya tentang saos yang ia punya, karena terlihat dari tempatku berdiri.
“Can I have that ketchup? the big one” tanyaku sambil menunjuk.
“Not enough spicy, huh?” jawabnya sambil mengambilkan saos tomat yang aku minta.
“In Indonesia, we called this sweet. Hahaha” jawabku sambil tertawa, dan dia hanya geleng-geleng kepala.
Siap sedia Saos
Karena rata-rata makanan Arab tawar, maka saos menjadi hal yang wajib ketika melakukan wisata kuliner. Kadang memang disediakan saos Arab. Aku menyebutnya saos arab karena tulisannya arab. Hahaha. Saos arab ini rasanya sangat asam. Tidak ada rasa pedas sama sekali, bahkan malah memperburuk rasa makanan.
Tempat-tempat makan seperti Mc. Donald dan KFC biasanya hanya menyediakan saos tomat. Saos tomat bagiku tidak pantas disebut saos, karena memang tidak menambah rasa pedas.
Jadi, beruntunglah saos Indofood masih tersedia di supermaket yang berada di Kuwait. Harganya sekitar 360 fils (setara sekitar 10 ribu rupiah), jadi selama ini aku pasti menyediakan saos di kantor dan rumah. Jika berniat melakukan wisata kuliner, maka saos dari kantor harus dibawa! Hihihi… :D

0 Kuliner Cina Semakin Digemari



Selain budaya, Cina juga terkenal dengan keragaman kuliner. Bahkan dibeberapa daerah makanan dari negeri tirai bambu ini sudah dianggap sebagai makanan khas suatu daerah sebut saja kwetiau, bakmi dan  capcai
Selain budaya, Cina juga terkenal dengan keragaman kuliner. Bahkan dibeberapa daerah makanan dari negeri tirai bambu ini sudah dianggap sebagai makanan khas suatu daerah sebut saja kwetiau, bakmi dan capcai
Selain budaya, Cina juga terkenal dengan keragaman kuliner. Bahkan dibeberapa daerah makanan dari negeri tirai bambu ini sudah dianggap sebagai makanan khas suatu daerah sebut saja kwetiau, bakmi, capcai, mi pangsit, bakpau, bakpia dan cahkwe.Tidak itu saja, saat ini cukup banyak warga non Tionghoa yang mencoba peruntungan dengan menyajikan beberapa hidangan khas Tionghoa tersebut. “Salah satu masakan yang banyak digemari saat ini adalah Kwetiau, tidak hanya diwarung biasa tetapi terkadang juga ada di hotel-hotel,” ujar Alimia salah seorang warga yang membuka usaha warung makan di kawasan Jl Sutan syahrir Palembang.
Menurutnya, kwetiau adalah sejenis mi Tionghoa berwarna putih yang terbuat dari beras.
Untuk penyajian bisa dengan cara digoreng ataupun dimasak berkuah. Masakan Cina lain yang juga populer adalah capcai, masakan yang dalam dialek Hokkian berarti “aneka ragam sayur”. Dinamakan demikian karena dalam masakan jenis ini selalu terdiri dari beragam jenis sayuran. Banyak ada yang berpendapat capcai harus sepuluh jenis sayur karena cap di dalam dialek Hokkian berarti “sepuluh”.
Nah, untuk jenis masakan yang satu ini tidak hanya warga tionghoa yang menyukainya tetapi juga non tionghoa. Makanya tidak jarang warung makan non tionghoa, juga gencar menyajikan makanan yang menyehatkan ini. Tidak itu saja hotel dan restoran terkenal juga terkadang menyediakan space khusus untuk menu khas cina ini. 
 

Wisata Kuliner Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates